Selasa, 20 Mei 2014

Sahabat Saya


Lihatlah ia, wahai langit!
Bunga hatiku yang tak ku harapkan layu
Lihatlah tiap gurat senyumnya!
Meski tak semanis tetes madu lebah ratu
Telah cukup manis tuk hilangkan dahaga rinduku

Lihatlah ia, wahai langit!
Tiap leleh air mati dari sendu tatapnya
Meski tak sederas rintikan yang kau tumpahkan
Telah cukup menyayat di relung jiwa.
Lihatlah ia, wahai langit!
Meski tak setiap nyawa menyukainya

Dialah sahabat saya ...

0 komentar:

Posting Komentar