Lihatlah ia,
wahai langit!
Bunga hatiku
yang tak ku harapkan layu
Lihatlah
tiap gurat senyumnya!
Meski tak
semanis tetes madu lebah ratu
Telah cukup
manis tuk hilangkan dahaga rinduku
Lihatlah ia, wahai langit!
Tiap leleh
air mati dari sendu tatapnya
Meski tak
sederas rintikan yang kau tumpahkan
Telah cukup
menyayat di relung jiwa.
Lihatlah ia,
wahai langit!
Meski tak
setiap nyawa menyukainya
Dialah
sahabat saya ...
0 komentar:
Posting Komentar