Menderai
tangis manis, di tengan serpih tasbih
Muhasabah
diri, ketika angin tengah bernyanyi
Teringatku
akan diri_Mu cinta
Yang
sempurnakanku dengan sejuta rasa
Tapi
apa laku hati kini?
Hanya
menerawang bayang kelabu,
Terbuai
indahnya cinta baru,
Ketika
cinta-Mu tengah menunggu
Alangkah
egoku
Menari
bahagia bersama nafsu
Inikah
cinta yang pujanggakan manusia?
Ataukah
nafsu?
Yang
selalu tergugat sebagai penipu
Wahai
Dzat Pembara Purnama
Mohon
lenterakan jalan hamba
Agar
kian lurus jalan kalbu
Ketika
mencintai bayang kelabu.
0 komentar:
Posting Komentar